Tahun 1626 M Nenek Moyang masyarakat ini pindah dari sekala berak yang diperkirakan di Kabupaten Lampung Barat sekarang. Mereka membuat sebuah kampung yang diberi nama Karta Negara, seiring dengan jaman nama Desa ini berubah menjadi Desa Kuta Negara, namun sekarang kerana sudah banyak masyarakat pendatang, Desa ini lebih dikenal dengan julukan Desa Kota Negara.
Desa Kota Negara merupakan Kampung adat dimana pada tahun 1800 M keturunan tuan Ria Mandala Bulan melakukan upacara besar- besaran. Mereka memotong kerbau sebanyak 25 ekor dan 1 orang manusia yang bernama si cupak, sebenarnya mereka berniat untuk menyembelih 2 orang manusia yaitu si cupak dan si Gantang tetapi si Gantang telah mengetahui bahwa dirinya akan dijadikan korban penyembelihan maka dia dapat meloloskan diri kabur dari desa ini.
Waktu penyembelihan si cupak bersumpah yang bunyinya “kalian saya sumpah tujuh keturunan tidak dapat lebih dari satu keturunan laki – laki yang hidup. Sumpah ini terjadi sampai keturunan ketujuh yang adoknya susunan cungkai Dilangik. Sampai pada masa susunan Cungkai Dilangik dua anak laki – laki yang hidup yaitu Dipertuan dan Pagar Alam adiknya. Kepala si Cupak ini dibuang di rawa yang sampai sekarang masih ada dan diberi nama Paya Cupak.
Dari tahun 1818 kampung Kota Negara ini sudah ada pemerintahan secara resmi. Ini terbukti sudah adanya cap Kampung yang terbuat dari kuningan bertahun angka 1818 dan masih ada sampai saat ini.
Baru tahun 1979 Desa Kota Negara bertambah pesat penduduknya dengan program transmigrasi dari Jogjakarta, sejak saat itulah Desa Kota Negara maju pesat dengan berbagai program dan bantuan dari pemerintah. Contohnya sapi bantuan, selain itu Desa Kota Negara termasuk daerah tanah agraris yang mana masyarakatnya mayoritas bermata pencaharian dari bercocok tanam baik dari komuditas perkebunan, persawahan sampai sayuran. Desa Kota Negara yang berpenduduk 3.271 jiwa hidup dengan rukun dan damai serta saling berkerja sama meski dengan penduduk berbeda suku dan agama, yang saat ini berkepala Desa FIRMAN, S.H.
DAFTAR NAMA – NAMA KEPALA DESA KOTA NEGARA
|
No |
Periode |
Nama Kepala Desa |
Keterangan |
|
1 |
1930-1945 |
SUNAN CUNGKAI LANGIK |
Kepala Desa |
|
2 |
1945-1950 |
TUAN RATU SEKEDAR ALAM |
Kepala Desa |
|
3 |
1950-1960 |
ALI MUSA |
Kepala Desa |
|
4 |
1960-1966 |
KASIM |
Kepala Desa |
|
5 |
1966-1969 |
TOHIR |
Kepala Desa |
|
6 |
1969-1981 |
BUSTAMI |
Kepala Desa |
|
7 |
1981-2005 |
ARIFIN YANG DIPERTUAN |
Kepala Desa |
|
8 |
2005-2007 |
WASMAD SYARIF |
PJ. Kepala Desa |
|
9 |
2007-2014 |
FAISOL, S.Sos |
Kepala Desa |
|
10 |
2014-2015 |
MARSAMI, S.H |
Pj. Kepala Desa |
|
11 |
2015-2021 |
FAIZOL, S.Sos |
Kepala Desa |
|
12 |
2021 |
HERIZA PUTRA, S.E |
PLT. Kepala Desa |
|
13 |
2021 S/d Sekarang |
FIRMAN, S.H |
Kepala Desa |
Demikian selanyang pandang atau sejarah singkat Desa Kota Negara yang dapat kami sampaikan kepada para pegiat Medsos, semoga dapat bermanfaat untuk kita semua, terima kasih.